Saya seorang pegawai sebuah BUMN yang cukup besar dan sudah 2 windu mengabdi, Alhamdulillah kebutuhan SPP (Sandang, Pangan, Papan) sudah terpenuhi. Tapi yang namanya manusia, rasa kurang puas selalu ada (udah dari sononya). Jadi gimana caranya mencari tambahan penghasilan dari yang sudah pasti diterima setiap bulannya (gaji), ya... macam-macam caranya... ikut MLM...kredit barang ke teman dan lain-lain... o iya istri saya sudah duluan punya bisnis sampingan selain jadi Manager Koperasi Karyawan, kalo saya masih banyak malu dan mikirnya waktu itu (kayaknya sih karena pengaruh otak kiri yang lebih dominan...). Nah setelah melihat istri saya yang berhasil, kok penghasilannya lebih besar dari saya, jadi saya mau coba-coba ikut bisnis dilingkungan kantor saya. Kebetulan di awal tahun 2008 saya baca iklan di koran lokal ada seminar bisnis yang judulnya "7 Cara Gila Jadi Pengusaha" oleh Mbah Purdi E. Chandra. Awalnya saya cuma penasaran, gimana sih gilanya jadi pengusaha... akhirnya saya beli tiket 2 untuk saya dan istri.
Alhamdulillah, setelah mengikuti seminar dan dilanjutkan dengan workshop selama 8 minggu, saya jadi ikutan sedikit gilanya, karena kalo gila beneran disuruh resign dari pekerjaan sekarang, saya belum siap untuk itu. Dalam seminar dan workshop itu, para mentor yang pengusaha sukses dari seluruh Indonesia banyak menceritakan dari awal usaha sampai berhasil jadi pengusaha yang sukses. Banyak sukaduka yang mereka alami, ada yang sudah sukses trus bangkrut sama sekali dan bisa sukses lagi. Ada pegawai yang sudah resign dari tempat kerjanya dan mendapat pesangon sekitar 400 juta, sampai akhirnya tinggal sisa 11 juta karena gak bisa mengelolanya hingga hampir stress. Dan Allah mempertemukan dengan Mbah Purdi, sehingga akhirnya bisa menjadi pengusaha yang sukses juga. Semua ada prosesnya dan mereka rata-rata menganjurkan menggunakan Otak Kanan dalam bertindak, karena kreatifitas, intuisi itu produknya otak kanan. Itulah kenapa mayoritas orang Indonesia sangat sedikit yang jadi pengusaha/wirausahawan, karena banyak mikirnya dari actionnya (belum mulai usaha sudah mikir ruginya duluan...). Nah dalam workshop itu kita diajarkan untuk buka dulu usahanya, mikirnya belakangan. Kalau orang sudah buka usaha, kan pasti mikir gimana untuk memajukan usahanya dan juga harus siap bangkrut, supaya pas bangkrut beneran gak stress.
Alhamdulillah, dua bulan setelah selesai dari workshop, saya langsung buka usaha yaitu digital printing yang menyediakan cetakan untuk kebutuhan Pilkada atau Pemilu dan lainnya. Modalnya lumayan besar, saya dapat dari pinjaman bank (sebelumnya saya gak mau punya hutang di bank, setelah Otak Kanan mulai bekerja Optimal, sekarang saya malah kepingin banyak-banyak berhutang, karena berhutang itu mulia...). Jadi intinya setelah saya ikut seminar itu, wawasan saya jadi bertambah. Tadinya selalu takut untuk memulai usaha (takut rugi, takut gak bisa bayar tagihan dan takut-takut lainnya), sekarang action dulu baru mikir...Alahmdulillah aman-aman saja dan jadi ketagihan untuk buka usaha-usaha lainnya. Jadi Otak Kanan saya sudah mulai lancar jalannya. O iya... saya juga mempraktekkan yang diajarkan oleh buku The Secret dan Kuantum Ikhlas, Alhamdulillah banyak yang berhasil. Silakan memulai untuk merubah mindset anda dari Dominan Otak Kiri ke Otak Kanan, Pasti Bisa!! Insya Allah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar